Profil Disbunhut

Profil Dinas Perkebunan & Kehutanan

Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan salah satu Kabupaten yang mempunyai kakayaan serta Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah dan apabila SDA tersebut dikelola dengan baik secara terencana serta didukung oleh factor pendukung lainnya seperti ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebijakan pemerintah maka akan memberikan kontribusi yang besar dalam peningkatan kesejahtraan masyarakat.

Dengan diberlakukannya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah serta kemudian ditetapkan UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah serta kemudian ditetapkan UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah maka Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berusaha untuk dapat meningkatkan Kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara yang madani yaitu hidup mandiri, penuh kreativitas dan sejahtera lahir batin.

Dalam era otonomi seperti saat ini Kabupaten Kutai Kartanegara juga turut menggeliat dan bangun untuk membangun daerahnya dengan dukungan potensi yang ada. Akselerasi pembangunan dipacu terus melalui Program GERBANG RAJA dengan lebih menitikberatkan pembangunan menuju kepada masyarakat sejahtera.

Kegiatan Pembangunan Perkebunan dan Kehutanan merupakan Kegiatan yang pada dasarnya berbasisnya sumberdaya domestic yang dapat diperbaharui (renewable resources). Selain itu Sub Sektor Perkebunan dan sektor kehutanan tidak saja memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan secara umum maupun Devisa Negara dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi juga merupakan sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk khususnya yang tinggal di pedesaan.

Memperhatikan peranan sub sector Perkebunan dan sektor kehutanan, tantangan dan peluang yang dihadapi serta tuntutan pembangunan yang semakin trasparan pada era otonomi daerah saat ini,maka arah pengembangan sub sektor Perkebunan dan sektor kehutanan lima tahun kedepan adalah menumbuhkan dan memantapkan agribisnis untuk mewujudkan perkebunan yang tangguh, maju dan efisien yang berbasis pada Kawasan Unggulan Ekonomi (KUE) melalui Pemamfaatan Potensi Sumber Daya Alam,Sosial Budaya dan Teknologi yang berwawasan lingkungan untuk mengantisipasi berbagai perubahan dan perkembangan pasar dunia, mengingat produk - produk perkebunan yang dihasilakan sebagian besar untuk tujuan ekspor.

Secara nasional Sub Sektor Perkebunan juga telah memberikan Kontribusi dalam menekan kesejahtraan structural dan Spasial melalui Peningkatan Pendapatan Petani dan Penyebaran Setra Produksi Perkebunan.

Sehubungan dengan hal - hal tersebut, maka Kebijakan Pembangunan Perkebunan di Kabupaten Kutai Kartanegara berdasarkan Propeda diarahkan pada terciptanya kondisi yang kondusif untuk tumbuh, berkembang dan berdayanya Sistem Perekonomian yang memberikan peluang bagi segenap pelaku ekonomi secara proposional yang terkait secara fungsional sehingga membentuk kekuatan ekonomi iliyah yang sinergis dengan sektor lainya.

Mengacu pada kenyataan tersebut, maka diperlukan beberapa Program Pembangunan Perkebunan dan Kehutanan diantaranya Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Komoditas Andalan / Unggulan Daerah yang dilakukan antara lain dengan menata berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kawasan andalan yang dikaitkan dengan Program Pengembangan Agroindustri dan Agribisnis.