Disbun Pantau Budidaya Lada di Desa Selo Pelai

Adhi79 | 24 Oktober 2016
6c6c2e658b3b235670a472ba2345d7ea.8lada-selo-pelai.JPG SAMARINDA. Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad didampingi Kepala Bidang Produksi, Sukardi dan Kepala Bidang Usaha, H. Mohd. Yusuf mengadakan kunjungan ke kebun lada milik kelompok tani Lempake Hijau Indah di Desa Selo Pelai, kecamatan Muara Badak., Kutai Kartanegara.

Ujang memaparkan Dinas Perkebunan akan melakukan Indikasi Geografis (GI) Lada Malonan I, dimana kecamatan Muara Badak menjadi salah kawasan yang akan diajukan, sehingga para petani lada melakukan budidaya lada yang baik dan benar agar mampu meningkatkan produksi lada.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi, Sukardi menyampaikan kunjungan ini juga bertujuan untuk monitoring dan evaluasi terhadap kelompok tani Lempake Hijau Indah, yang mana di bulan September lalu telah menerima bantuan kegiatan Intensifikasi Tanaman Lada yang bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara TA. 2016 (Satker 05), berupa pupuk Granul Super Organic/welirang sebanyak 25.000 kilogram, pestisida Rudal 25 Ec sebanyak 50 liter dan gunting stek sebanyak 50 unit. 

Disampaikan pula, agar kelompok tani dapat membentuk koperasi untuk menguatkan kelembagaan,sehingga dapat membantu keperluan anggota dalam hal sarana produksi dan keuangan untuk modal simpan pinjam. Selain itu, diharapkan partisipasi dalam kegiatan Sistem Kebersamaan Ekonomi (SKE) maupun Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT) untuk dapat meningkatkan hasil produksinya.

Sukardi memaparkan, luas tanaman lada di lokasi ini mencapai ± 200 ha dengan umur tanaman berkisar 6 bulan s/d 3 tahun dan sebagian besar sudah mulai berbuah dan diperkirakan panen raya di bulan Februari 2017 nanti dengan potensi produksi lada putih sekitar 1,5 s/d 2 ton per hektarnya dalam setahun. (rey/disbun)

SUMBER : BIDANG PRODUKSI/http:disbunprovkaltim